Paguyaman (boalemomin2.sch.id) — Dalam upaya mendukung program pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), MIN 2 Boalemo melakukan langkah nyata melalui kegiatan silaturahmi sekaligus pendataan langsung ke Kantor Desa Rejonegoro dan Kantor Desa Tangkobu, Jumat (17/04/2026)
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keikutsertaan operator madrasah dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Verifikasi dan Validasi Data ATS yang diselenggarakan oleh BPMP Provinsi Gorontalo pada 9–10 April 2026 di Amaris Hotel Kota Gorontalo. Bimtek tersebut bertujuan untuk meningkatkan akurasi data anak usia sekolah yang tidak aktif, baik karena putus sekolah, lulus namun tidak melanjutkan, maupun yang belum pernah bersekolah.
Sebagai bentuk implementasi dari hasil bimtek, tim dari madrasah yang terdiri dari Operator Marten Ibrahim bersama dua guru, Indriati Kilo dan Asmawati, turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kunjungan ke Desa Rejonegoro dan Desa Tangkobu difokuskan pada pengumpulan data riil terkait kondisi anak usia sekolah, sekaligus memastikan keakuratan informasi yang telah tersedia sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pihak madrasah dengan masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.
Marten Ibrahim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan validitas data ATS.
“Pendataan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa data anak tidak sekolah benar-benar akurat dan sesuai kondisi di lapangan. Dengan data yang valid, intervensi yang dilakukan nantinya bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Madrasah Lian Polapa memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan tim.
“Kegiatan ini sangat penting dalam mendukung program pemerintah terkait penanganan anak tidak sekolah. Kami berharap hasil pendataan ini dapat menjadi dasar dalam mengambil langkah strategis demi meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Tangkobu juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak MIN 2 Boalemo yang telah datang langsung melakukan pendataan. Data yang diperoleh ini sangat bermanfaat dan akan kami tindak lanjuti bersama pihak terkait agar anak-anak di desa kami dapat kembali mendapatkan akses pendidikan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, MIN 2 Boalemo menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta berperan aktif dalam menyukseskan program penanganan Anak Tidak Sekolah. Sinergi antara madrasah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin demi menciptakan generasi yang lebih berpendidikan dan berdaya saing.

0 Comments:
Posting Komentar